Edisi 15
Last Updated on Wednesday, 02 May 2012 02:58 Written by Malindo Wednesday, 02 May 2012 02:45
Angin Segar, Gedung Dekanat Fapertapet akan dibuatkan
ANGIN segar berhembus kali ini mengarah kepada Fakultas Pertanian dan Peternakan, pasaln-ya gedung Dekanat Fakultas termuda itu akan dianggarkan dalam APBN untuk dibangun atau dibuat baru dan gedung yang ada sekarang difungsikan maksimal untuk tempat perkuliahan.
Hal tersebut terungkap dalam penjelasan Pembantu Rektor Bidang Sumber Daya (PR II) UIN Suska Riau Prof. Dr. H. Ilyas Husti, MA ketika memberi-kan ceramah di depan peserta Pra-Raker Penyusunan Program Kerja dan Anggaran tahun 2013 dengan tema “Mekanisme Penyusunan Program Kerja dan Anggaran 2013 di Hotel Premiere Pekanbaru, Minggu (26/2).
Dikatakannya, saya melihat gedung Dekanat Fapertapet itu tidak reprensentatif dan tidak memenuhi standar kenyamanan, oleh sebab itu Dekanat Fapertapet akan dibangun yang baru dengan bentuk dan ukurannya minimal sama dengan Dekanat lainnya, ujarnya yang langsung direkam oleh awak media ini.
Dekan beserta staff yang hadir ketika itu merespon antusias dan berharap semoga impian untuk memiliki gedung baru yang aman dan nyaman itu akan menjadi kenyataan, karena Fapertapet adalah milik semua dan untuk semua. (y/m)
Validasi Her Registrasi Capai Angka 90 %
UNTUK pertama kalinya UIN Suska Riau melaksanakan Her Registrasi secara online, hal ini dinilai wajar walau ada plus minusnya, apalagi waktu yang diberikan hanya dari 9 sampai 29 Februari 2012 saja, padahal mahasiswa yang terbabit dalam sistem ini lebih dari 19.000 orang.
Kabag TU Fapertapet Drs. Wakisman, MA terus memantau perkembangan Her Registrasi ini dan melihat staff Akademik luar biasa sibuknya melebihi kesibuk-an Her Registrasi manual se-belumnya. Betapa tidak, blanko KRS yang dicetak oleh mahasiswa itu mesti divalidasi terlebih dahulu sebelum menyelesaikan pengisian KRS atas bimbingan Penasehat Akademik (PA). Untung saja sampai dengan hari terakhir Her Registrasi Rabu kemarin validasi KRS sudah mencapai sekitar 90 persen.
Berdasarkan SOP yang ada setelah dilakukan validasi KRS, mahasiswa segera melaku-kan pengisian atas bimbingan PA dan kemudian menyerahkannya kepada Subbag Akademik. Berangkat dari situ perkuliahan semester genap 2011/ 2012 sudah dapat dimulai.
Kasubbag Akademik dan Kemahasiswaan Fapertapet Azmiati, S.Ag menyebutkan, perkuliahan semester genap untuk Prodi Peternakan sudah dimulai tanggal 27 Februari lalu, sedang-kan untuk prodi Agroteknologi akan dimulai tanggal 5 Maret 2012. Ketika ditanya mengenai belum tuntasnya her registrasi yang berdampak pada belum tuntas-nya penyelesaian KRS, Kasubbag yang mudah senyum itu menjawab tidak masalah, karena masing-masing mahasiswa sudah mengetahui paket perkuliahan yang akan mereka ambil. (y/m)Edisi 14
Last Updated on Monday, 23 April 2012 04:57 Written by Malindo Monday, 23 April 2012 04:41
Senyum dan Air Mata Warnai Yudisium Fapertapet
UPACARA yudisium IV Fapertapet Rabu pagi (22/2) berlangsung penuh hidmat. Kali ini ceremonial itu lebih baik dari yudisium sebelumnya, bahkan dipenghujung acara ketika ucapan selamat disampaikan kepada peserta yudisium diiringi dengan lagu “Surga di telapak kaki ibu” oleh Sanggar “Latah Tuah” asuhan SPN GP Ade Darmawi, tampak sebagian tersenyum tapi sebagian lagi dengan muka berkaca dan linangan air mata.
Cuaca saat itu memang mendung, namun tidak sempat hujan. Upacara berjalan sesuai jadwal dan terasa sakral sekali, ada lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, pembacaan ayat suci Al-qur’an, ada prosesi yudisium yang didahului dengan ucapan selamat dari Dekan dan pemberian SK yudisium oleh masing-masing ketua Prodi.
Pengukuhan gelar S.Pt untuk lulusan prodi Peternakan dan SP untuk lulusan prodi Agroteknologi juga dilakukan oleh Dekan Dr. Ir. Tantan R Wiradarya, M.Sc. Sementara itu Pudek I membacakan SK Dekan tentang peserta yudisium pemuncak “Rita Elfianis” dengan Nilai 3,84 (cum laude) dari prodi Agroteknologi dan “Lasmawati” dengan nilai 3,72 (sangat memuaskan) dari prodi Peternakan. Penyerahan piagam penghargaan kepada kedua pemuncak tersebut dilaksanakan oleh Pudek II Drs. Edi Yusrianto, M.Pd, sedangkan cendramata dari peserta yudisium diterima oleh Pudek III Drs. Ahmad Darmawi, M.Ag.
Dekan Fapertapet dalam sambutannya mengatakan, per-tumbuhan penduduk Indonesia tidak dapat dibendung, bayangkan, pada awal ke-merdekaan jumlah penduduk kita ketika itu hanya 60 jutaan dan hari ini sudah mencapai 250 jutaan, oleh sebab itu kalau bicara soal kebutuhan kita akan pangan dan gizi bukan suatu hal yang sederhana, tapi justru perlu kajian dan penanganan secara profesional, dalam hal ini maka saya minta para sarjana Fapertapet tampil sebagai pionir dan penggerak pembangunan dibidang pertanian dan peternak-an dipedesaan, tandasnya. (y/m)
UIN Suska Akan Lebih Bergengsi bila Punya Radio Full
UIN Suska Riau akan lebih bergengsi bila memiliki radio full, yakni satu bilik penyiaran tapi bisa dipancar luaskan kepelosok-pelosok melalui radio siaran yang ada di Provinsi Riau. Untuk mewujudkan hal ini tidaklah terlalu sulit dengan memanfaat-kan kecanggihan teknologi informasi (IT).
Kepala Bagian Tata Usaha Fapertapet Drs. Wakisman, MA yang selama 30 tahun ini berkecimpung dalam dunia penyiaran (Broadcasting) dan berteman dengan rekan-rekan teknisi handal memandang sudah terlalu lama lembaga ini ingin memiliki studio penyiaran (sejak tahun 1978 red) akan tetapi terkendala karena faktor teknis dan perizinan, izin tak kunjung didapat. Kalaupun ada izin, Radio Komunitas kampus dibatasi hanya untuk siaran dalam radius dua kilometer saja. Oleh karena itu menurut Kabag yang punya hobi naik sepeda ontel itu mengatakan lebih lanjut, kita tidak boleh kehilangan akal, peluang untuk lebih dari sekedar radius dua kilometer sangat terbuka, yakni dengan meng-gunakan fasilitas telekomunikasi yang banyak pilihan.
Dirinya sudah mendata beberapa radio siaran di Riau yang mau bekerjasama untuk mewujudkan radio Full Al Jami’ah UIN Siska seperti salahsatu radio siaran di Pekanbaru, Pelalawan, Siak Sri Indrapura, Rengat, Teluk Kuantan dan lain-lain. Kini tinggal kemauan kita, media center yang digagas oleh Rektor akan waah kalau dibaringi dengan suatu sistem penyiaran audio modulation (media dengar), katanya ketika berbincang dengan Pimred Genta kemarin. (y/m)More Articles...
Page 1 of 27


